Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Inilah Syarat Hewan Kurban Yang Sah Dalam Islam

Sejarah singkat mengenai kurban/qurban yaitu Allah S.W.T memberikan ujian kepada  lewat mimpi Nabi Ibrahim dengan memerintahkan untuk menyembelih anaknya tercintanya yang bernama Nabi Ismail. Dengan keteguhan, ketaatan menerima Nabi Ismail dengan ikhlas perintah tersebut.

Kemudian ketika akan disembelih  Allah S.W.T menggantikanNabi Ismail dengan sembelihan besar, yaiyu berupa domba jantan dari Surga, yang besar berwarna putih, bermata bagus, bertanduk serta diikat dengan rumput samurah.

Sehingga pada saat Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban tiba bagi setiap umat muslim yang mampu, di wajibkan untuk menyembelih hewan kurban dan membagikannya ke pada orang-orang yang membutuhkan. Berkurban merupakan bentuk ketakwaan umat dalam beribadah kepada Allah semata.

Advertisement

Dan realisasi ketundukan kepada perintah dan larangan-Nya yang terdapat di dalam Al-Qur’an dan diriwayatkan dalam beberapa Hadits. Ada beberapa syarat penting yang harus diketahui oleh umat muslim dalam berkurban, berikut beberapa syarat tersebut

Syarat Hewan Kurban Yang Sah Dalam Islam

Inilah Syarat Hewan Kurban Yang Sah Dalam Islam

1. Hewan ternak

Hewan yang diperbolehkan untuk diqurbankan adalah hewan ternak (Al-An’aam) seperti unta, sapi, kambing, domba dan kerbau yang berkelami jantan maupun betina. Untuk kambing dan domba, ini bisa untuk satu orang. Untuk sapi atau kerbau, ini bisa dilakukan dalam rombongan setidaknya untuk 7 orang. Sementara unta, ini bisa dilakukan dalam rombongan untuk 10 orang.

2. Usia Hewan Kurban

“Janganlah kamu menyembelih binatang ternak untuk qurban kecuali musinnah (telah ganti gigi, kupak). Jika sukar didapati, maka boleh jadz’ah (berumur 1 tahun lebih) dari domba.” (HR Muslim).

Untuk unta, syarat sahnya adalah unta yang telah genap berusia 5 tahun atau lebih. Untuk sapi yakni yang telah genap berusia 2 tahun atau lebih. Untuk kambing sendiri adalah yang telah genap berusia 1 tahun. Dan untuk domba, adalah yang telah genap berusia 6 bulan.

 3. Kondisi Fisik & Kesehatan Hewan Kurban

Sebelum berkurban hendaknya mengecek terlebih dahulu kesehatanya, apakah hewan yang akan diqurbankan dalam keadaan sempurna, cukup umur dan tidak boleh cacat karena itu merupakan syarat sah utama hewan yang bisa dikurbanan.

Rasulullah SAW bersabda “Empat macam binatang yang tidak sah dijadikan qurban: 1. Cacat matanya, 2. sakit, 3. pincang dan 4. kurus yang tidak berlemak lagi. “ (HR Bukhari dan Muslim). Untuk jenis kelamin hewan sendiri bisa jantan maupun betina. Namun, sangat disarankan agar hewan yang dikurbankan adalah hewan jantan. Kenapa hewan jantan? Ketika kurban hewan betina, dikhawatirkan hewan ini sedang mengandung.

4. Waktu Menyembelih Hewan Kurban

Untuk penyembelihan hewan kurban, harus terjadi pada waktu yang sudah ditentukan syariat Islam yaitu mulai terbit fajar tanggal 10 Dzulhijjah, sebaiknya setelah melaksanakan shalat idhul adha tanggal 10 Dzulhijjah sampai sebelum terbenam matahari tanggal 13 Dzulhijjah.

Hewan yang disembelih sebelum atau sesudah waktu ini, maka dianggap tidak sah dan bukan hewan kurban., demikianlah syarat hewan kurban yang sah dalam Islam