Mengenal 8 Jenis Tepung Dan Kegunaanya

Macam-macam tepung – Seperti yang kita ketahui tepung merupakan partikel padat yang berbentuk butiran halus, tepung sering di gunakan untuk membuat kue atau kudapan lainnya yang berbahan dasar utama dari tepung, tepung itu sendiri berasal dari bahan nabati misalnya tepung terigu dari gandum, tapioka dari singkong dan maizena dari jagung.

Banyak sekali merk tepung bagus dan berkualitas yang bisa kita jumpai di pasaran, macam-macam tepung tersebut memiliki kandungan yang jelas berbeda.

Maka dari itu agar tidak salah memilih jenis tepung yang akan kamu pakai nanti, penting bagi kamu pemula yang ingin belajar membuat kue wajib mengenal jenis-jenis tepung serta cara penggunaanya.

Advertisement

8 Jenis Tepung Beserta Kegunaanya

Mengenal 8 Jenis Tepung Dan Kegunaanya

1. Tepung terigu

Banyak orang yang mengenal jenis tepung yang satu ini, karena tepung terigu selalu ada dan sering kita gunakan di dapur. Tepung terigu terbuat dari biji gandum yang di olah dengan proses penggilingan, kemudian menghasilkan butiran yang berwarna putih dan halus.

Kandungan gluten yang terdapat pada tepung terigu ini menentukan tingkat kekenyalan dari makanan yang akan dihasilkan, tepung terigu umumnya digunakan untuk membuat kue, roti, mie, dan lainnya.

Ada 3 jenis Tepung terigu antara lain:

  • Tepung protein tinggi ( Bread flour )

Tepung protein tinggi ini biasanya di gunakan untuk membuat roti dan mie, karena kandungan gluten yang tinggi pada tepung ini dapat menghasilkan adonan yang elastis, sehingga membuat roti menjadi lembut dengan  mengembang sempurna, sedangkan untuk hasil mie akan bertekstur kenyal, contoh merk tepung yang berprotein tinggi adalah Cakra kembar dan Kereta Kencana.

  • Tepung protein sedang ( Cake flour / All purpose flour  )

Tepung berprotein sedang ini mempunyai kandungan glutennya sedang, dan biasa di sebut dengan tepung serba guna contohnya merk segitiga biru, tepung ini dapat di gunakan untuk membuat segala jenis makanan seperti membuat cake, kue kukus, gorengan, waffle, pancakes, donat, bakpau, muffin, brownis dll.

  • Tepung protein rendah ( Pastry flour )

Sedangkan tepung berprotein rendah mempunyai kandungan gluten yang rendah pula, biasanya di gunakan untuk membuat kue yang bertekstur renyah seperti membuat adonan pie, pastry, gorengan, cookies dan juga roti kering.

Jenis tepung yang satu ini, membuat hasil adonan tidak lunak sehingga sulit untuk diuleni, merk tepung berprotein rendah yaitu Kunci biru dan Roda biru.

Baca juga: Tips Membuat perkedel

2. Tepung Tapioka

Tepung Tapioka yang terkenal dengan sebutan tepung kanji atau tepung singkong ini, terbuat dari sari pati singkong atau ubi. Jenis tepung ini bersifat lengket apabila di siram air panas, dengan berubah warna menjadi bening dan kenyal nempel di tangan.

Sehingga jenis tepung ini sering di gunakan untuk bahan pengental makanan, umumnya tepung tapioka di gunakan untuk pembuatan pempek, cimol, cilok dan baso.

3. Tepung Maizena

Tepung Maizena atau tepung jagung terbuat dari pati jagung yang telah dihaluskan, tekstur tepung ini sangat  halus dan lembut mempunyai warna putih terang seperti tepung terigu. Tepung maizena di gunakan untuk mengentalkan sup ataupun saus, dapat memberikan tekstur yang lembut pada puding dan kue.

Karena tepung ini dapat menyebabkan makanan menjadi cepat basi dan berjamur, sehingga di sarankan untuk di gunakan sedikit saja dalam pemakaian.

4. Tepung Hunkwe

Tepung Hunkwe terbuat dari sari pati kacang hijau, yang teksturnya berwarna putih dan halus, tepung hunkwe akan menghasilkan adonan yang kenyal. Jenis tepung ini biasanya di gunakan untuk pembuatan makanan atau kue tradisional, selain kue tradisional tepung ini juga bisa dipakai dalam pembuatan cendol.

5. Tepung Beras

Seperti namanya tepung Beras, tepung ini tentunya terbuat dari beras yang di olah dengan cara ditumbuk atau digiling, sehingga menghasilkan tepung yang berwarna putih lembut dan halus. Biasanya jenis tepung ini di gunakan untuk pembuatan aneka kue tradisional seperti kue nagasari, kue lapis, serabi dan masih banyak lagi.

Bukan hanya di gunakan untuk kue tradisional saja, bahkan tepung ini juga bisa di gunakan untuk pelapisan gorengan agar lebih renyah ketika di makan. Bagi penderita intoleransi gluten, tepung beras dapat dijadikan pengganti dari tepung gandum karena tepung beras tidak mengandung gluten.

6. Tepung ketan

Sedangkan tepung Ketan merupakan tepung yang terbuat dari beras ketan putih atau beras ketan hitam yang di olah dengan cara ditumbuk sampai halus. Tepung jenis ini akan menghasilkan adonan lebih kental daripada tepung beras, tepung ketan umumnya digunakan untuk pembuatan jajanan tradisional seperti kue gambir, onde-onde, klepon, wingko dll. Merk yang umum dijual yaitu Rosebran Tepung beras / Rice Flour

7. Tepung panir

Tepung panir merupakan tepung yang terbuat dari roti yang sudah kering, kemudian di olah dengan cara ditumbuk halus. Tepung ini memiliki tekstur kasar dengan warna keorenan, biasanya digunanya untuk melapisi luar makanan sebelum di goreng dengan cara di balutkan ke dalam tepung panir kemudian di goreng, dan hasilnya makanan tersebut renyah contohnya kroket, resoles, nugget, dll.

8. Tepung Sagu

Terakhir Tepung sagu adalah jenis tepung yang terbuat dari sari pati batang pohon sagu, dengan cara di keruk bagian tengah batang pohon sagu lalu di haluskan. Kemudian direndam dan didiamkan sampai benar-benar mengendap lalu endapan tersebut di keringkan sehingga menghasilkan tepung sagu.

Tepung ini teksturnya mirip dengan tepung kanji, namun bedanya tepung sagu lebih kering di banding tepung kanji. Karena tepung sagu bersifat agak lengket dan kenyal maka sering di gunakan untuk pengental makanan,
tepung ini biasa di gunakan untuk membuat makanan seperti bakso, pempek, bika ambon dan lain-lain.

Sumber foto: Rudy and Peter Skitterians from Pixabay