Berita Bulutangkis Info Bulu Tangkis Apa Itu Acl Dalam Sepak Bola?

Apa Itu Acl Dalam Sepak Bola?

Apa Itu Acl Dalam Sepak Bola
Cedera ACL – Gejala, Penyebab, dan Pengobatan Cedera ACL adalah robekan atau kerusakan pada ligamen lutut anterior. Ligamen ini merupakan penghubung tulang paha bagian bawah dengan tulang kering guna menjaga kestabilan gerak lutut.

Apa itu cedera ACL dalam sepak bola?

Pencegahan Cedera Ligamen Lutut Anterior – Cedera ligamen lutut anterior sulit dicegah. Namun, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya cedera ligamen lutut, yaitu:

Lakukan olahraga untuk menguatkan otot kaki dan otot lutut secara rutin guna menjaga keseimbangan dan kekuatan kaki. Lakukan latihan rutin untuk memperkuat bagian pinggul, panggul, dan perut bagian bawah. Lakukan latihan untuk menentukan posisi kaki saat mendarat setelah melompat. Gunakan alas kaki dan alat pelindung yang pas saat berolahraga. Pastikan untuk melakukan pemanasan sebelum berolahraga, Lakukan perubahan intensitas olahraga secara perlahan dan bertahap, serta jangan tiba-tiba mengubah olahraga menjadi lebih intens.

Apakah ACL dapat sembuh?

Cedera ACL atau Ligamen Lutut Anterior adalah kondisi saat ligamen krusiatum anterior pada lutut mengalami robekan, tarikan atau regangan berlebihan. Seperti diketahui, lutut memiliki empat ligamen utama yakni ligamen kolateral medial and lateral, ligamen krusiatum anterior dan posterior. Apa Itu Acl Dalam Sepak Bola Cedera ACL ini sering terjadi pada atlet yang dalam olahraganya melakukan gerakan berhenti tiba-tiba, berganti arah, meloncat hingga mendarat secara cepat. Atlet sepakbola, basket, senam dan ski yang menuruni lereng atau lembah beresiko tinggi mengalami cedera ini.

  • Gejala yang ditimbulkan karena cedera ACL antara lain terasa sensasi seperti ada yang lepas pada lutut dan bunyi ‘pop’, nyeri parah, pembengkakan, kaki dan lutut lemas dan tidak sanggup menahan beban tubuh serta melakukan aktivitas.
  • Penderita cedera ACL bisa sembuh dengan menjalani terapi fisik dan bantuan dokter.

Namun beberapa kasus ini harus mendapat tindakan operasi ACL dan penggantian ligamen karena robekan yang terjadi sangat parah.

Berapa biaya operasi ACL?

Berdasarkan penelusuran di sejumlah rumah sakit swasta di Indonesia, biaya operasi cedera ACL beragam tergantung pada tingkat risiko, keparahan, dan kerumitan. Pada sejumlah rumah sakit swasta memberikan biaya prosedur dimulai dari Rp 3.050.000 hingga lebih dari Rp 85.000.000 untuk pasien umum.

Kenapa bisa terkena ACL?

Penyebab Cedera ACL – Adapun penyebab utama dari cedera, yakni:

Melakukan perubahan arah (memotong) secara tiba-tiba.Melakukan gerakan berputar dengan kaki menapak kuat.Melakukan gerakan mendarat setelah melompat. Mengalami benturan atau tendangan keras di area lutut.

Kenapa ACL bisa putus?

Penyebab Terjadinya Cedera ACL – Cedera ligamen lutut anterior ini sering sekali terjadi ketika seseorang melakukan sebuah gerakan olah raga yang bisa mengakibatkan tekanan di lutut. Gerak yang bisa mengakibatkan ACL adalah :

Bergerak dengan cepat dan berhenti secara tiba-tiba Mengubah gerakkan di kaki juga lutut secara mendadak Mengubah posisi yang semula diam ke dalam posisi melompat atau berputar secara tiba-tiba Melakukan perenggangan lutut dengan berlebihan Melakukan lompatan dan mendarat dengan posisi kaki tidak tepat Mengalami tabrakan atau benturan pada area sekitar lutut, misalnya mendapatkan tackle di saat sedang bermain sepak bola

Apa dampak ACL?

Apa Itu Acl Dalam Sepak Bola Salah satu cedera lutut yang sering terjadi adalah cedera ligamen krusiat anterior atau anterior cruciate ligament (ACL). Bagi atlet, cedera ACL bisa menjadi penghalang untuk meraih prestasi karena orang yang mengalaminya kerap harus beristirahat dalam jangka waktu lama untuk perawatan dan pemulihan.

Apakah bahaya cedera ACL?

Cedera Ligamen Lutut Anterior (ACL) – Cedera ligamen lutut anterior terjadi karena gerakan berhenti tiba-tiba ketika seseorang sedang melakukan aktivitas fisik atau olahraga. Ada beberapa jenis olahraga yang bisa meningkatkan risiko cedera ligamen lutut anterior jika tidak dilakukan dengan baik atau tanpa pemanasan seperti sepak bola, basket, rugby, tenis, ski dan juga olahraga voli.

  1. Gejala yang dirasakan seseorang yang mengalami cedera ligamen lutut anterior adalah nyeri bagian luar dan belakang lutut, pembengkakan pada sekitar lutut, gerakan lutut yang tidak bisa optimal dan terbatas.
  2. Sebaiknya lakukan pertolongan pertama agar cedera tidak bertambah parah seperti mengompres lutut dengan es, lutut yang mengalami cedera perlu diikat dengan kain untuk meringankan rasa nyeri dan mengurangi penumpukan cairan pada lutut setelah cedera.

Saat beristirahat usahakan lutut lebih tinggi dari paha kaki. Fisioterapi juga dapat dilakukan untuk mengatasi cedera, seperti pemasangan, kinesiotaping, gentle stretching, dan latihan penguatan. Olahraga menjadi cara yang membuat fisik selalu sehat, namun perlu diingat dalam melakukan setiap jenis olahraga sebaiknya lakukan pemanasan dan lakukan olahraga sesuai dengan aturan agar terhindar dari cedera.

Berapa lama ACL?

Apakah cedera ACL bisa sembuh tanpa operasi? – Menurut, pemulihan cedera ACL bergantung pada aktivitas fisik, derajat cedera, dan stabilitas lutut. Pada kasus cedera robekan ACL parsial, pasien pada umumnya dapat sembuh dengan periode penyembuhan dan rehabilitasi selama sekitar 3 bulan.

  1. Sementara itu, ACL yang mengalami robek keseluruhan tidak dapat sembuh dengan sendirinya tanpa operasi.
  2. Cedera ACL tanpa operasi dapat menyebabkan stabilitas lutut terganggu, dan berpotensi menyebabkan yang lebih berat di kemudian hari.
  3. Salah satu risikonya adalah robeknya meniskus (bantalan tulang rawan).
You might be interested:  Olahraga Tradisional Yang Dimainkan Secara Berkelompok Adalah?

Cedera berulang pasca cedera ACL sering terjadi akibat instabilitas lutut. Sebagian besar pasien akan mengalami kerusakan meniskus lutut akibat instabilitas lutut selama 10 tahun atau lebih sejak cedera ACL pertama. Tatalaksana cedera ACL tanpa operasi dapat dipertimbangkan pada kondisi:

Sprain ringan, di mana ACL tidak robek dan stabilitas lutut baik. ACL robek sebagian, tanpa gejala ketidakstabilan lutut. ACL robek sepenuhnya, tanpa gejala ketidakstabilan lutut saat beraktivitas ringan. Dengan catatan tidak dapat kembali melakukan olahraga berat. Usia tua dengan aktivitas fisik yang relatif sedikit dan ringan. Anak-anak yang masih tumbuh.

ACL yang sudah robek tidak dapat dijahit untuk disatukan lagi dalam operasi. Dalam, ACL yang robek digantikan menggunakan graft dari jaringan lain. Waktu yang dibutuhkan oleh graft untuk tumbuh diperkirakan sekitar 6 bulan, sehingga penyembuhan pascaoperasi membutuhan waktu cukup lama.

  1. Saat ini, prosedur operasi sudah dapat dilakukan menggunakan artroskopi.
  2. Cedera ACL merupakan cedera lutut yang cukup sering terjadi dan berpengaruh besar terhadap stabilitas sendi lutut.
  3. Mungkin Anda ragu untuk melakukan operasi.
  4. Namun, perlu diingat bahwa bahaya cedera ACL tanpa operasi berisiko menyebabkan cedera lutut yang lebih parah di kemudian hari.

: Proses Penyembuhan Cedera ACL Tanpa Operasi, Amankah?

Bagaimana rasanya cedera ACL?

Bukan Hanya Sakit, Ini 9 Gejala Cedera ACL yang Perlu Diketahui “Rasa sakit pada lutut memang merupakan gejala cedera ACL. Selain itu, robekan pada ligamen yang terjadi juga bisa menyebabkan bengkak, memar, ketidakstabilan pada lutut, dan masih banyak lagi.” Apa Itu Acl Dalam Sepak Bola Halodoc, Jakarta – Cedera anterior cruciate ligament (ACL) merupakan salah satu cedera yang umum terjadi. ACL adalah salah satu ligamen yang menghubungkan tulang paha bagian bawah dengan tulang kering. Ligamen ini juga menjaga lutut kamu tetap stabil.

Amu bisa mengalami cedera ACL bila kamu melakukan gerakan tiba-tiba atau berbelok dengan tajam dan cepat saat berlari atau melompat. Salah satu tanda atau gejala yang pasti akan muncul saat mengalami cedera tersebut adalah rasa sakit pada lutut. Rasa sakitnya bahkan bisa membuat kamu sulit untuk berjalan.

Namun, bukan hanya rasa sakit saja, masih ada beberapa gejala cedera ACL lainnya yang juga bisa terjadi. Yuk, cari tahu di sini!

Apakah ACL harus operasi?

Meski Ganggu Stabilitas, Dokter Sebut Cedera ACL Tidak Selalu Harus Dioperasi Jakarta – Cristiano Ronaldo mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) di bagian lutut. Hal ini membuatnya harus menepi dari lapangan selama beberapa bulan. Dalam video yang beredar, nampak Ronaldo menitikkan air mata menahan rasa sakit.dr Michael Triangto, SpKO dari Klinik Slim and Health, RS Mitra Kemayoran, mengatakan efek paling berbahaya dari cedera ALS bukanlah rasa sakit ataupun bengkak yang timbul.

Melainkan hilangnya fungsi ACL yang menahan lutut sehingga pergerakan akan terganggu. “ACL itu letaknya di lutut dan fungsinya menahan lutut ketika bergerak ke depan dan ke belakang. Kalau sobek, baik sebagian atau putus total, stabilitas seseorang akan terganggu. Jangankan berjalan, kalau cedera ACL itu bahkan bisa membuat seseorang sulit berdiri,” tutur dr Michael ketika dihubungi detikHealth, Senin (11/7/2016).

ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Baca juga: Dalam pertandingan Final Piala Eropa 2016 dini hari tadi, Ronaldo yang cedera masih sempat ikut berpartisipasi dalam sebuah serangan balik Portugal. Namun, dalam serangan balik tersebut, terlihat bahwa Ronaldo tidak nyaman ketika menggiring bola dengan kakinya.

  1. Setelah mengoper bola ke rekannya, ia juga tampak berjalan dengan terpincang-pincang.Dijelaskan dr Michael, cedera ACL memang akan mengganggu stabilitas.
  2. Namun tidak berarti pasien cedera ALS lantas mengalami pincang.
  3. Pada orang otot di sekitar lututnya kuat karena sering latihan, cedera ACL biasanya bisa diatasi tanpa operasi.”Jadi kalau ditanya apakah harus operasi atau tidak, jawabannya belum tentu.

Operasi memang bisa menyambung lagi ACL yang putus total tapi tidak semua orang, baik atlet maupun awam, mau mengambil pilihan operasi dengan mudah karena ada faktor psikologis juga kan,” urai dr Michael.Masa pemulihan yang dibutuhkan pasien cedera ACL jika menjalani operasi adalah 7 bulan.

Jika tidak memilih operasi, masa pemulihan memang akan lebih singkat yakni hanya 4 bulan. Dijelaskan dr Michael, hal ini mungkin karena otot ACL yang putus memang tidak disambung.”Jadi kita memperkuat otot di bagian lutut lainnya sehingga fungsi stabilitas orang tidak terganggu. Apalagi bagi atlet kan biasanya harus cepat kembali bertanding dan berprestasi.

Jadi tidak semuanya mau operasi,” tandasnya. Baca juga: (mrs/up) : Meski Ganggu Stabilitas, Dokter Sebut Cedera ACL Tidak Selalu Harus Dioperasi

Apa efek samping operasi lutut?

Adakah risiko/efek samping operasi perbaikan ligamen lutut? –

Operasi perbaikan ligamen lutut dapat menimbulkan efek samping, sehingga Anda perlu berdiskusi dengan dokter terkait kemungkinan tersebut.Risiko atau efek samping dilakukannya operasi perbaikan ligamen lutut antara lain:

You might be interested:  Sebutkan Beberapa Teknik Dasar Permainan Tenis Meja?

Bengkak dan nyeri masih dirasakan beberapa waktu walau sudah dinyatakan sembuh. Hal ini dapat terjadi karena kerusakan lapisan kartilago tulang yang juga terjadi pada saat yang bersamaan dengan trauma.Lutut kadang terasa kaku dan lemah.Risiko infeksi setelah operasi.Bekuan darah yang menyumbat di kaki/paru.Kegagalan operasi. Terkadang, tendon yang ditanam tidak diterima dengan seharusnya sehingga tidak bekerja dengan baik. Untuk memperbaikinya, dapat dilakukan operasi kedua, namun biasanya memiliki kemungkinan keberhasilan yang lebih rendah.

Apakah anak kecil bisa kena ACL?

Fisioterapi Sakit Pinggang 5 Kali Visit Di NK Health – Dengan fisioterapis dapat membantu mengurangi kekakuan otot sekitar pinggang dan menambah kekuatan otot core muscle dengan core strengthening exercise, stretching dan exercise lainnya. Paket in untuk single visit (5x) dan tidak termasuk konsultasi dokter & Pemeriksaan Penunjang ( Rontgen, MRI, CT-Scan). Pesan Sekarang Apa Itu Acl Dalam Sepak Bola Anak yang lebih besar cenderung lebih sering terkena cedera ACL daripada anak yang lebih kecil. Sampai sekitar usia 12 tahun, anak-anak berisiko tinggi mematahkan tulang di bagian ligamen melekat.

Apa yang terjadi jika ligamen robek?

Apa gejala dari ligamen robek? – Secara garis besar, ligamen dapat robek secara sempurna ataupun tidak sempurna. Saat Anda mengalami ligamen yang robek secara sempurna, Anda akan mengalami rasa sakit seperti patah tulang, tetapi pada ligamen yang tidak robek secara sempurna, Anda akan mengalami rasa sakit yang parah. Tanda-tanda lain yang bisa dialami akibat ligamen robek adalah:

Memar. Kesulitan untuk menggerakkan persendian. Pembengkakan yang tidak menurun dalam waktu 24 sampai 72 jam. Rasa nyeri yang tidak kunjung reda dalam kurun waktu 24 sampai 72 jam. Munculnya suara benda terputus, gemeretak, atau suara ‘pop’ saat cedera terjadi. Tidak mampu menyokong berat pada persendian. Gejala yang makin parah.

Apa itu MCL lutut?

Medial Collateral Ligament (MCL) adalah jaringan ikat yang menghubungkan tulang paha dengan tulang kering di sisi dalam. Fungsi utama dari ligamen ini adalah menahan gaya yang diberikan dari sisi luar lutut ke dalam secara berlebihan. Ketidakmampuan MCL dalam menahan gaya tersebut menyebabkan terjadinya cedera MCL, dimana kejadian pada laki-laki ditemukan lebih banyak 2x dibandingkan perempuan. Apa Itu Acl Dalam Sepak Bola

Apakah cedera ACL bisa kambuh?

Gejala dan Penyebab Cedera ACL Pada Lutut Apa Itu Acl Dalam Sepak Bola Cedera Ligamen Krusiat atau ACL (Foto: canva) CELEBESMEDIA.ID: Makassar – ACL atau A nterior Cruciate Ligament merupakan s alah satu yang sering terjadi. Bagi seorang atlet, ACL bisa menjadi penghalang untuk meraih prestasi. Hal ini dikarenakan orang yang mengalaminya seringkali harus beristirahat dalam jangka waktu lama untuk perawatan dan pemulihan.

  • Cedera ACL adalah akibat robekan pada ligamen.
  • Cedera ini bisa terjadi saat sendi menekuk ke belakang atau terpelintir.
  • Individu yang mengalami ini umumnya merasakan sakit pada nya diikuti pembengkakan.
  • Tingkat keparahan cidera ACL bervariasi dari ringan, seperti robekan kecil, hingga parah, misalnya ligamen robek sama sekali atau ligamen dan sebagian tulang terpisah dari tulang lain.

Individu yang mengalami ACL biasanya bisa mendengar suara “pop”, lalu seperti keluar dari tempatnya dan muncul rasa nyeri tajam. Para penderita akan merasakan l ututnya tak bisa digerakkan dengan leluasa karena sakit tersebut. Lutut juga akan sulit ditekuk ataupun diluruskan bahkan ada juga yang sampai mati rasa Penyebab Atlet paling sering mengalami ACL, terutama atlet yang melibatkan kontak fisik.

* Tumbukan atau tabrakan dengan orang atau benda lain* Berganti arah saat lari atau berjalan dengan tiba-tiba* Berhenti bergerak mendadak* Memperlambat lari* Tidak sempurna mendarat setelah melompat

Jika Anda mengalami cedera ACL, mungkin Anda membutuhkan operasi agar lutut dapat kembali berfungsi sepenuhnya. Cidera ACL dapat kambuh atau terasa dalam jangka waktu lama sehingga penting untuk menjalani perawatan yang tepat. : Gejala dan Penyebab Cedera ACL Pada Lutut

ACL ada berapa?

Cedera Ligamen ACL dan Rehabilitasinya – EMC Healthcare – SAME Robekan pada Anterior Cruciate Ligament (ACL) merupakan Cedera lutut paling banyak terjadi pada atlet, Penelitian di Amerika serikat sekitar 100.000 sampai 200.000 kasus ACL yang putus setiap tahunnya, dengan insiden tahunan 1 dari 3500 populasi, meskipun mungkin lebih tinggi (Gordon MD, Steiner ME, 2004).

  1. Menjelaskan bahwa ACL ada dua bundle, anteromedial bundle (AM) dan posterolateral bundle (PL)).
  2. AM bundle akan tegang pada posisi fleksi lutut dan PL bundle akan tegang posisi ekstensi lutut.
  3. AM bundle mempunyai peran penting dalam melindungi dan menjaga lutut dalam gerakan kedepan.
  4. PL bundle melindungi dan menjaga lutut dalam gerakan rotasi.

“Cedera biasanya terjadi karena loncat dengan lutut lurus berlebihan (gaya hiperekstensi), jatuh dengan posisi tulang betis (tibia) terdorong ke belakang terhadap tulang paha, biasanya pada pemain bola yang mengalaminya saat dihadang lawan bermainnya (tackling/tackle), meloncat kemudian mendarat dengan posisi lutut terputar ke dalam (internal rotasi) atau pada saat pemain bola atau atlit sedang berlari dan mendadak terhenti dan lutut berputar (terpelintir / gaya pivoting),” jelasnya.

  1. Pada prinsipnya cedera ACL terjadi karena tibia dan femur berputar pada arah yang berbeda ketika sedang menopang secara total terhadap berat badan.
  2. Jarang terjadi cedera ACL karena kontak langsung.
  3. Cedera ACL 70-80% mekanismenya adalah non kontak, hanya 20-30% cedera ACL melalui mekanisme kontak (Holland hospital).
You might be interested:  Atletik Merupakan Olahraga Tertua Yang Berasal Dari?

Cedera biasanya disertai cedera ligamen lain dan meniskus (unhappy triad / trias O’Donoghue’s / terrible triad / horrible triad” (kombinasi cedera ACL / MCL dan Meniscus ). Apa Itu Acl Dalam Sepak Bola

  • Pada cedera yang akut, biasanya akan terdengar bunyi ‘pop’ dan lutut akan membengkak dan atlet tdk bisa lagi melanjutkan pertandingan.
  • “Pada pemeriksaan fisik khusus seperti tes drawer dan tes lachman akan ditemukan pemeriksaan yang khas menunjukkan adanya cedera ligamen ACL, dan seringkali pemeriksaan tidak bisa dilakukan karena pasien kesakitan dan lutut yang bengkak,” ujarnya.
  • Dr Andi menambahkan bahwa pemeriksaan sebaiknya ditunda sampai bengkak mereda dan pasien sudah tidak kesakitan.

Setelah pemeriksaan fisik, maka dilanjutkan dengan pemeriksaan radiologi x ray dan MRI. Pada pemeriksaan radiologi x ray biasanya normal, dan dari pemeriksaan MRI baru didapatkan gambaran ACL yang robek atau putus. “Bahkan dengan MRI seringkali dijumpai cedera ligamen lain dan robekan meniscus serta didapatkannya kerusakan tulang rawan,” kata Dr Andi.

  1. Tindakan Operasi Robekan ACL tidak dapat sembuh dengan sendirinya sehingga membutuhkan tindakan operasi.
  2. Penanganan robekan pada ACL tergantung dari beratnya trauma, umur dan tingkatan aktivitas pasien.
  3. Pada pasien remaja umur 20 tahunan, tindakan operasi sangat direkomendasikan.
  4. Sedangkan pada pasien usia 30 sampai 40 tahunan, operasi direkomendasikan pada individu yang aktif atau pasien dengan cedera ligamen lainnya (misalnya cedera ACL disertai cedera MCL).

Pada pasien usia 50 tahunan atau lebih, operasi jarang dilakukan kecuali yang dengan cedera gabungan dengan cedera lainnya (Holland Hospital),” jelasnya. Cangkok atau Graft untuk menggantikan ACL yang putus dapat diambil dari tubuh pasien itu sendiri (Autograft) atau dari sumber diluar tubuh pasien (Allograft).

Autograft terutama direkomendasikan untuk pasien yang merupakan atlet atau pasien yang aktif berolahraga secara rutin. Graft untuk ACL ini dapat diambil dari tendon achiles, tendon hamstring atau tendon patellar. “Setelah graft diambil lalu dirapikan dan dijahit kemudian pada tibia dan femur dibuat tunnel.

Tunnel yang dibuat harus tepat karena sangat menentukan keberhasilan penempatan graft. Selanjutnya graft ditempatkan pada tunnel tersebut (rekonstruksi mengganti ACL yang ruptur),” ujar Dr Andi. Kunci Sembuh di Rehabilitasi Dr Andi Nusawarta menyebutkan bahwa rehabilitasi pasca operasi sangat penting karena sangat menentukan keberhasilan hasil operasi.

Berapa lama cedera ACL bisa sembuh?

Apakah cedera ACL bisa sembuh tanpa operasi? – Menurut, pemulihan cedera ACL bergantung pada aktivitas fisik, derajat cedera, dan stabilitas lutut. Pada kasus cedera robekan ACL parsial, pasien pada umumnya dapat sembuh dengan periode penyembuhan dan rehabilitasi selama sekitar 3 bulan.

Sementara itu, ACL yang mengalami robek keseluruhan tidak dapat sembuh dengan sendirinya tanpa operasi. Cedera ACL tanpa operasi dapat menyebabkan stabilitas lutut terganggu, dan berpotensi menyebabkan yang lebih berat di kemudian hari. Salah satu risikonya adalah robeknya meniskus (bantalan tulang rawan).

Cedera berulang pasca cedera ACL sering terjadi akibat instabilitas lutut. Sebagian besar pasien akan mengalami kerusakan meniskus lutut akibat instabilitas lutut selama 10 tahun atau lebih sejak cedera ACL pertama. Tatalaksana cedera ACL tanpa operasi dapat dipertimbangkan pada kondisi:

Sprain ringan, di mana ACL tidak robek dan stabilitas lutut baik. ACL robek sebagian, tanpa gejala ketidakstabilan lutut. ACL robek sepenuhnya, tanpa gejala ketidakstabilan lutut saat beraktivitas ringan. Dengan catatan tidak dapat kembali melakukan olahraga berat. Usia tua dengan aktivitas fisik yang relatif sedikit dan ringan. Anak-anak yang masih tumbuh.

ACL yang sudah robek tidak dapat dijahit untuk disatukan lagi dalam operasi. Dalam, ACL yang robek digantikan menggunakan graft dari jaringan lain. Waktu yang dibutuhkan oleh graft untuk tumbuh diperkirakan sekitar 6 bulan, sehingga penyembuhan pascaoperasi membutuhan waktu cukup lama.

Saat ini, prosedur operasi sudah dapat dilakukan menggunakan artroskopi. Cedera ACL merupakan cedera lutut yang cukup sering terjadi dan berpengaruh besar terhadap stabilitas sendi lutut. Mungkin Anda ragu untuk melakukan operasi. Namun, perlu diingat bahwa bahaya cedera ACL tanpa operasi berisiko menyebabkan cedera lutut yang lebih parah di kemudian hari.

: Proses Penyembuhan Cedera ACL Tanpa Operasi, Amankah?

Apakah bahaya cedera ACL?

Cedera Ligamen Lutut Anterior (ACL) – Cedera ligamen lutut anterior terjadi karena gerakan berhenti tiba-tiba ketika seseorang sedang melakukan aktivitas fisik atau olahraga. Ada beberapa jenis olahraga yang bisa meningkatkan risiko cedera ligamen lutut anterior jika tidak dilakukan dengan baik atau tanpa pemanasan seperti sepak bola, basket, rugby, tenis, ski dan juga olahraga voli.

Gejala yang dirasakan seseorang yang mengalami cedera ligamen lutut anterior adalah nyeri bagian luar dan belakang lutut, pembengkakan pada sekitar lutut, gerakan lutut yang tidak bisa optimal dan terbatas. Sebaiknya lakukan pertolongan pertama agar cedera tidak bertambah parah seperti mengompres lutut dengan es, lutut yang mengalami cedera perlu diikat dengan kain untuk meringankan rasa nyeri dan mengurangi penumpukan cairan pada lutut setelah cedera.

Saat beristirahat usahakan lutut lebih tinggi dari paha kaki. Fisioterapi juga dapat dilakukan untuk mengatasi cedera, seperti pemasangan, kinesiotaping, gentle stretching, dan latihan penguatan. Olahraga menjadi cara yang membuat fisik selalu sehat, namun perlu diingat dalam melakukan setiap jenis olahraga sebaiknya lakukan pemanasan dan lakukan olahraga sesuai dengan aturan agar terhindar dari cedera.

Related Post